Selasa, 11 Oktober 2022

Review mi BonCabe, pedasnya bikin ketagihan!

 Seperti yang saya sudah share sebelum ini , BonCabe sekarang punya variant baru selain cabe tabur yang kita biasa tau produknya. Pada tulisan saya yang sekarang akan membahas seberapa nagihnya mi instan BonCabe nih..


Review Mi BonCabe Rasa Mie Goreng dan Mie Kuah Ramen Pedas 


Mi BonCabe merupakan perpaduan mie yang kenyal dan BonCabe yang pedas enak sehingga yang menjadi satu kesatuan yang nikmat. Mi ini dihadirkan karena secara background hampir semua orang memilih pendamping BonCabe dengan mie, sehingga hal tersebut dijadikan satu dalam Mi BonCabe. Memang menurut saya, Mi dan BonCabe itu udah kayak jodoh dan gak bisa dipisahkan sih…





Mi BonCabe terdapat 2 variant rasa yaitu rasa mie goreng dengan kepedasan level 15 dan yang terbaru ada rasa kuah ramen pedas dengan kepedasan level 30. Terbayang kan gimana rasanya menimati varian kuah yang pedas, nikmat dan endolita.



Packaging Mi BonCabe

sebelum menikmati endolitanya Mi BonCabe ini, saya ingin mengulik dari segi packagingnya yang membuat saya jatuh hati dan tergiur ingin mencicipinya. Mi BonCabe ini ada 2 jenis kemasan, yaitu kemasan reguler (70 gram) dan kemasan jumbo (105 gram). saya sendiri membeli dengan kemasan jumbo karena ya biar bisa lebih nikmat sampai kenyang. hehe







Desain kemasan yang khas sebagai ciri khas produk BonCabe dengan menonjolkan kesan super pedasnya. untuk Mi BonCabe rasa mie goreng didominasi kemasan berwarna hitam dan untuk mi BonCabe rasa kuah ramen pedas didominasi kemasan berwarna coklat terang dan dilengkapi dengan gambar semangkuk mie dengan ilustrasi-ilustrasi yang menggambarkan sesuai cita rasa yang super pedas.


Isi , tekstur & Rasa Mi BonCabe

Untuk Mi BonCabe rasa mie goreng didalam kemasannya terdapat keping mie, bumbu liquid pedas dan BonCabe tabur. sementara untuk rasa kuah ramen pedas isi didalamnya ada keping mie, saus ramen dan bumbu koya BonCabe.



soal tekstur, Mi BonCabe ini punya tekstur kenyal dan warna juga agak kemerahan karena sudah mengandung cabai didalamnya. Bumbunya berbentuk liquid sehingga memudahkan sat=at mengaduk bumbu ke mie. Dilengkapi pula dengan BonCabe tabur yang membuat rasa mie semakin nikmat. Rasa Mi BonCabe level 15 rasa mie goreng yang menggugah selera di tambah mie nya yang begitu kenyal meski tanpa kuah sehingga menikmatinya begitu lezat.


Sementara untuk Mi BonCabe level 30 rasa ramen pedas ini merupakan mie yang berkuah. Rasa ramen pedasnya benar-benar menggugah selera apalagi ditambah dengan saus ramen sehingga membuat tekstur kuahnya menjadi semakin kental pedas sehingga aroma pedasnya begitu kuat. tak hanya itu bumbu koya BonCabe nya membuat rasa mie menjadi lebih nikmat dan gurih.


Cara Penyajian Mi BonCabe

Untuk cara penyajiannya gak jauh beda dengan mie pada umumnya, yaitu rebus mie dalam air mendidih selama 3-4 menit. siapkan bumbu dalam mangkok/piring sembari menunggu mie matang. tuangkan mie pada mangkok, lalu aduk hingga merat. terakhir taburkan BonCabe dan sajikan.

Mi BonCabe siap disantap deh.. 

Review BonCabe Makaroni Krispi : kenikmatan pedas gurih nya snack ringan dalam satu produk

Pecinta pedas pasti gak asing dong dengan BonCabe? Itu loh sambal tabur yang biasa dipakai sebagai pelengkap makanan supaya lebih nikmat. Kini BonCabe juga mengeluarkan variant produknya yang lain seperti Makaroni krispi & Mi instan.



Di tulisan saya ini akan membahas review makaroni krispi nya BonCabe ini yang mempunyai tingkat pedas beragam yakitu level 2, level 10 dan level 15. Wajib coba produk terbarunya ini, jadi yang bukan penggila makanan pedas harus mau cobain dulu. saya bisa katakan begini, karena saya sendiri pun bukan penyuka makanan pedas. tapi karena saya sering kali melihat review dari produk BonCabe ini dimana-mana, jadi semakin penasaran untuk bisa langsung mencobanya.

Snack BonCabe Makaroni Krispi level 2



makaroni krispi dengan level 2 ini merupakan varian baru snack BonCabe dengan tambahan rasa nacho cheese yang membuat berbeda dengan varian sebelumnya, tingkat kepedasan di varian ini sangat pas untuk kalian yang suka rasa gurih, pedas, asin dan manisnya keju.

nah dari awal saya katakan yang bukan penggila makanan pedas. kalian bisa mencobanya makaroni krispi level 2 ini. sensasi seru karena gurihnya rasa keju yang dihadirkan dan kalian pun dibuatnya ketagihan rasanya 1 bungkus masih mau lagi dan lagi. hihii

saya jadi ingin menceritakan anak bungsu saya yang karena makan snack Boncabe level 2 ini ia jadi selalu ingin makanan dengan aroma sedikit pedas. sontak terkejut saya melihat keunikan yang terjadi terhadap anak saya, padahal makanan dengan bumbu merica saja dia sudah tidak suka. tapi lain dengan makaroni krispi level 2 nacho cheese ini. buat saya bisa nih jadi alternatif untuk ajarkan anak-anak menikmati makanan dengan rasa pedas. 


Snack BonCabe Makaroni Krispi level 10 & 15



Melihat dari kemasannya, sudah menggambarkan kalau snack ini dengan cita rasa super pedas. warna kemasan dengan merah kombinasi hitam menyala dilengkapi dengan visual makaroni berbumbu merah apalagi dengan tulisan BonCabe, pasti yang pernah tau rasa cabe tabur BonCabe adalah rasa pedas yang dihadirkan.

untuk tekstur makaroni nya sendiri seperti tampak terlihat di kemasan yang tidak dilebih-lebihkan, sangkat krispi dan gurih. sekali mencobanya tidak akan bisa berhenti sampai benar-benar habis. rasa pedasnya pas di lidah, terlebih bagi yang ingin makan pedas tapi punya sensitivitas tinggi dengan rasa pedas seperti saya. Ya meskipun beberapa kali minum air mineral pun untuk menetralisir pedas pun masih terasa sisa-sisa pedasnya hingga keluar air mata, air hidung dan juga hypersaliva (produksi air liur yang berlebih).

terkait rasa tentu tidak hanya pedas saja, rasa pedas yang dihadirkan tentu saja berbeda. menyesuaikan tingkat kepedasannya dengan cabe tabur level 10 juga cabe tabur level 15. Bagi kalian yang pecinta super pedasnya akan semakin mantap dengan makaroni krispi level 15 ini. snack BonCabe makaroni krispi juga memberikan rasa gurih rempah-rempah dan bumbu yang kaya sehingga menciptakan cita rasa yang sempurna untuk kenikmatan snack time yang maksimal. 



Percaya deh, kalau  memang benar-benar pencinta pedas, pasti snack level 15 dipastikan pas di lidah. Level 15 ini tak kalah sempurna  dengan level 10, hanya saja lebih pedas, lebih nendang, sama-sama enak dan gurih, kriuknya maksimal, dan tentu saja bikin nagih. 

Pas untuk segala suasana #pastilebihasyik baik dimakan sendiri atau bersama keluarga dan teman, saat sedih galau dan senang. juga saat bersantai dan mengerjakan tugas.Asal tidak dimakan saat sedang berpuasa. Bagi yang belum coba dan penasaran dengan rasanya bisa membeli di Alfamart,  Indomaret, Supermarket, Hypermarket, dan toko-toko tradisional lainnya.

Snack Makaroni Krispi ini ada versi kemasan kecil dan kemasan jumbo. Tinggal pilih mana yang paling sesuai. Kalau aku, ya yang jumbo dong. Selamat mencoba. 

Senin, 08 Agustus 2022

Kewarasan emak adalah hal yang mutlak untuk keutuhan biduk rumah tangga .. Oops seperti apa sih

         

                Hai moms..,Kali ini aku ajak ngobrol tentang KEWARASAN EMAK.  Kewarasan emak?

itu sebenarnya terdiri dari 2 aspek.

            1.  Pengasuhan anak

            2. Hubungan dan komunikasi pasutri

2 hal itu pasti akan saling berhubungan dalam hal mewujudkan kewarasan. Namun, sebenarnya KEWARASAN BISA DATANG DARI DIRI SENDIRI. Faktor yang mengganggu Kewarasan Emak itu datang dari 2 arah.

            1 Diri Sendiri

            2 Luar Diri


1 Diri Sendiri

Rasa insekyur yang biasanya datang dari dalam diri Emak adalah:

> Rasa Jenuh dan Bosan 

            Melakukan kegiatan yang sama setiap hari dalam 24jam seminggu sebulan bertahun. Wakwakwak. Rasa ini sangat wajar dan pasti dirasakan oleh Emak dalam mengurus anak. Rasanya setiap hari itu-itu aja pokoknya. Monoton. Membosankan.

Saran:

1. Coba temukan hal yang Anda sukai

2. Sesuatu yang meski gagal, tapi Anda tidak merasa kapok melakukannya, tapi justru tertantang

3. Kalau sudah nemu, perdalam kegiatan tersebut. Bisa dengan belajar lebih jauh dari internet, atau cari komunitas yang mendukung di media sosial.

   Sebenarnya sudah tahu kegiatannya, tapi mau ngelakuin selalu mager. lya, paham. Hidup memang pilihan. Kalau lebih memilih bermalas-malasan, jadinya justru merasa hidup begini-begini aja. Sebaliknya, ketika kita menyingkirkan rasa malas dan melakukan kegiatan yang kita suka, justru hidup kita terasa akan lebih berwarna.

4. Kalau sudah nemu dan memperdalamnya, jangan lupa ciptakan tantangan.

5. Rasa bosan akan hilang dan musnah terutama saat hal yang kita sukai itu dibutuhkan dan dinikmati oleh orang lain. 

        Perasaan bahwa kita dibutuhkan orang lain lah yang membuat kita bertahan dalam melakukan segala hal. Termasuk mengurus anak, suami, dan rumah. Jangan merasa jadi ibu atau/dan istri yang gak sempurna. Padahal kalo dipikir, emang Anda ingin jadi yang sempurna? Eh.. Berani amat pengen menyamai Tuhan? Yakin loh? Kita ini manusia, suami juga manusia, anak juga manusia. Manusia mah ga bakal ada yang sempurna.

        Tapi, si Fulanah bisa masak sambil kayang!"  Tau dari mana? Dari medsos? Yaah, reel is not for real,_ Mak!. Semua yang kita lihat di balik layar, mau layar HP atau layar TV, itu semua bisa jadi hasil editan atau memang disengaja begitu, alias bukan natural, bukan yang alami, semua demi konten. Dahlah.

           "Tapi, beneran, Iho, si Fulaninah itu bisa tetap berkarya, padahal anaknya no-screen! Gak pakai ART pulak!" & Anak Fulaninah, kan? Bukan anak Anda, kan? Pribadi anak beda-beda juga keles! . Bisa jadi, Fulaninah begitu karena kebetulan anaknya anteng dan ga banyak gaya kaya anak Anda.

             "Beruntung ya Fulaninah dapet anak anteng-anteng" . Anda juga beruntung punya anak yang kebanyakan gaya seperti sekarang. Belum tentu, Anda cocok jika punya anteng begitu. Bisa jadi, Anda akan jenuh dan bosan. Andai anak anda terlalu anteng seperti anak Fulaninah. Percayalah, *anak kita itu sudah di-setting__ oleh Yang Maha Kuasa untuk jadi titipan buat kita. Spesifikasi anak sudah disesuaikan dengan spesifikasi emaknya masing-masing.

            Demikian juga, saat merasa kita terlalu jahat pada anak. Inshallah, anak kita memang sudah ditakdirkan untuk siap menghadapi emak macam kita. Merasa anak kita tidak keren seperti teman-temannya. Prestasi, skill, performa anak kita dengan anak lain atau teman sekolahnya yang terlihat berbeda. Harus diingat, itu semua dipengaruhi banyak faktor, di antaranya:

Faktor Eksternal Anak: Ekonomi, populasi di rumah, lingkungan sehari", dsb.

Misal: Sama-sama anak tunggal, ada yang hidup dengan orang tua dari Ayah Ibunya, ada juga yang tinggal dengan ibu yang stay at home, dan ada pula yang hidup bersama orang tua bekerja. Itu semua akan menghasilkan output yang berbeda.

Faktor Internal Anak: Kepribadian, kecerdasan majemuk, gaya belajar

Misal: Sama-sama anak sulung, akan berbeda behave dan cara berpikirnya jika dia introvert, atau ekstrovert. Sama-sama Introvert, atau ekstrovert, Sama-sama perempuan sulung introvert, akan beda sikapnya jika yang satu memutuskan suatu hal berdasar pengalaman, dan lainnya mengikuti insting.

1. Kepribadian

MBTI adalah singkatan dari The Myers Briggs Type Indicator. MBTI merupakan sebuah cara untuk mengetahui cara seseorang mengolah informasi, mengambil keputusan, atau memandang sebuah masalah yang ada. Terbagi menjadi beberapa:

Introvert (I) atau Esktrovert (E) : Cara seseorang memusatkan perhatiannya.

Sensing (S) atau Intuition (N) : Cara seseorang memahami sebuah informasi.

Thinking (T) vs. Feeling (F) : Cara seseorang mengambil keputusan.

Judging (J) atau Perceiving (P) : Cara seseorang merespon dunia sekitar.


            "Mengapa Fulan nilai Matematikanya selalu unggul dan anakku tidak?" Dan itu bukan berarti anak tidak pandai dan payah. Coba lihat kecerdasannya yang lain. Siapa tahu dia tidak unggul dalam hal hitung-menghitung tapi sangat unggul dalam hal melukis, berempati, dan problem sloving.

2. Kecerdasan Majemuk

Kecerdasan majemuk ini menunjukkan bahwa dibalik keterbatasan siswa juga terdapat kelebihan yang belum tereksplor dengan baik. (Sumber Wikipedia). Ada banyak kelebihan yang bisa orang tua fokuskan, tidak hanya matematika atau bahasa Inggris.

3. Gaya Belajar :

  • -visual,
  • - kinetik,
  • - auditori,
  • - perpaduan 2 dari 3 gaya di atas

Ini bukan hanya buat anak, tapi juga buat emaknya, bapaknya, siapa pun. Manusia pasti punya gaya belajar masing-masing yang berbeda satu dengan lainnya.


Sumber:http://bundafzr.blogspot.com/2017/09/bunda-sayang-games-level-4-mengenal.htmI?m=1

Sumber lain yang bisa untuk dibaca-baca:

https://www.ibupedia.com/artikel/balita/4-gaya-belajar-anak-dan-bagaimana-mengarahkannya

https://www.ibuprofesional.com/post/tips-memahami-gaya-belajar-anaktips-memahami-gaya-belajaranak


            Kendala dalam pemahaman terhadap pelajaran juga bisa disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang kurang sesuai. Anak auditori akan lebih mudah belajar dan memahami materi dengan cara mendengar, anak visual dengan cara melihat, dan anak kinestetik akan mudah paham dengan penjelasan dengan gerakan.

            Seorang anak yang tampak sulit memahami suatu materi pelajaran tidak berarti dia bodoh dan payah. Manusia memiliki kecenderungan dan keunikan masing-masing. Tidak ada anak yang payah dan tidak berguna. Tuhan tidak akan menciptakan suatu yang sia-sia.

Ketidakwarasan yang berasal dari luar ini bisa dari dalam keluarga: suami, medsos

Suami

 Mengasuh Anak

Suami ini partner kita, ya, Bun. Partner dalam bikin anak, dan urus anak. Tapi, kadang emak-emak itu emang galau. Suami disuruh jaga anak, giliran anak diserahin ke suami ada aja protesnya. Protes anak dikasih HP, protes anak dimarahin ngomel ke anak. Lah, itu kan anak suami juga, kenapa jadi ga terima kalo anak dimarahin suami coba?!

Suami itu laki-laki. Laki? gengsinya gede banget. Saat sekali dia diprotes dan disalahin, harga dirinya akan tercoreng. Dia ga akan mau bantuin lagi. Jadi, kalau ada yang bikin emak ga sreg dengan tingkah suami, diem aja. Kalo ada akibat yang kurang enak, biar dia lihat sendiri akibat dari perbuatannya.

Emak fokus buru-buru membenarkan apa yang kurang sesuai. Biar suami tau yang kita mau seperti apa dengan melihat langsung contohnya. Kalau cuma disuruh-suruh pake mulut? bisa jadi yang interpretasikan dalam otak suami beda. Nanti ribut lagiiii...wakwakwak

Tidak Peka Laki? yang peka itu kaya jin. Ada, tapi gak tau di mana. Wakwakwak. Hanya di drama-drama korea kayanya. Laki-laki yang kasat mata adalah manusia yang selalu gak peka. Dikode-kode  minta bantuan, cuek. Disindir-sindir minta ditolongin, mata tetap menatap layar HP.

Sampe lelah si Hayati.

Kemungkinannya:

1. Gak mau bantu karena takut salah. Dia kan gengsian kalo salah, ancur lah kelakiannya. 

2. Ngandelin istri. Istriku kan pinter, pasti bisa lah urus galon sendiri! Muke lu jauh! | 

Saran yang bisa dicoba:

1. Minta dengan jelas dan detail bantuannya dengan cara: MENDATANGINYA, Mencoleknya sampai dia lihat muka kita Sampaikan niat kita yang detail kalo bisa yang lengkap 5W1H (apa, di mana, kapan, siapa, gimana, kenapa), Lengkapi dengan mengatakan: SEKARANG atau SEGERA.

2. Suami tetep ga peka untuk bantuin. Ya, banyak! Bukan suami Anda saja, suami saya juga pasti sama saja.

Saran yang bisa dicoba: ANGGAP SUAMI ENGGAK ADA. Lagi jauh, misalnya. Lagi LDR kerja di Korea, misalnya. (Jadi stuntmannya Lee Min Ho) Selama ini, emak-emak berpikir bahwa suami itu harus membantu dan menolong. Kalo ga ada suami, ga ada pertolongan dan bantuan. Padahal, pertolongan itu HANYA dari Tuhan medianya bisa lewat siapa saja, salah satunya suami.

Jadi, inshallah, dengan pertolongan Allah kita pasti bisa melakukan semua. Tapi capek  Mak, kalau semua-mua kita lakuin sendiri! Buat apa punya suami? "Rezeki itu pasti, Kemuliaanlah yang kita cari". Lelah, itu pasti, karena kita manusia biasa. Tapi, Allah nggak akan membebani yang di luar kemampuan kita.

Gak usah mikir, Enak aja suami enak-enakan di rumah. Gak usah. Biarin aja. Kita fokus pada kewajiban kita, maka Allah akan memberikan kita kemuliaan. Kalau kita mulia di mata Allah, inshAllah, Allah akan selalu memudahkan dan melancarkan urusan kita. Aamiin


Media Sosial

Ketidakwarasan bisa datang dari dunia maya. Lihat status teman-teman anaknya sudah bisa manjat tiang sutet sampe tinggi (buset dah!), lalu emak galau, Kok anakku cuma bisa manjat galon? Buat apa risau, Mak? Semua yang di status itu 80% pencitraan, 20% fakta. Sumber dari mana? Dari aku sendiri lah! Wakwakwak.

Saran yang bisa dicoba:

Fokuslah memakai media sosial untuk menambah ilmu. Scroll nya akun informasi, akun gosip eeh... wkwkk nggak sih say.. akun-akun yang berfaedah aja penghibur hati


Luar keluarga: teman, tetangga, saudara

Kegalauan emak juga bisa datang dari pihak-pihak luar yang provokatif. Ga usah risau dan galau. Tetapkan visi misi dan prinsip keluarga kita, Mak. Ajak suami berdiskusi. Kalau ga mau, ya kita aja sendiri. Kita ingin jadi Ibu yang seperti apa untuk anak kita? Kita ingin anak-anak kita jadi anak yang seperti apa? Aku suka dengan anak yang begini, jadi aku ingin membuat dia seperti ini. Aku akan suka jika anakku seperti ini, tapi kok dia begitu? Maka, aku harus bagaimana, ya?

Sesuaikan tujuan dan target pengasuhan kita dengan kepribadian dan kondisi anak serta orang tua masing-masing. Teori-teori parenting itu banyak. Pilih, ambil, dan tentukan sendiri parenting yang terbaik untuk kedua pihak, yaitu orang tua dan anak.

cukup sampai disini pesan ku ya emak-emak sholiha. semoga bisa mewaraskan pikiran dan kegundahan hati .

Minggu, 07 Agustus 2022

perkembangan bahasa yang berpengaruh penting pada minat baca tulis anak . ortu wajib BACA

Pematerinya Yasmine Nur Edwina, M.Psi, Psikolog

                Membaca dan menulis bisa diperisapkan semenjak dini. Konsepnya ada 2 yaitu ketrampilan pra membaca dan ketrampilan pra menulis. Ketrampilan Pra Membaca penting untuk dipahami bahwa anak harus punya kosakata, pengetahuan tentang huruf, pengetahuan tentang bunyi hurufnya, pemahaman cerita, pemahaman tentang arah, pengetahuan tentang buku, pemahaman berbicara dan berinteraksi. 

                Kosakata penting karena ketika anak belajar membaca pasti harus tau makna dari kosakata itu. Pengetahuan tentang buku misal dia tau judul itu letaknya dimana, bisa buka lembar tiap halaman. Pemahaman tentang arah kayak atas bawah, kiri kanan, depan belakang. Contohnya kalo baca itu dari kiri ke kanan. "Ayo baca kalimat yang atas baru kalimat dibawahnya."

                Ketrampilan Pra Menulis gak sesimpel pegang pensil terus tulis-tulis. Tapi butuh kekuatan tangan, menggenggam, keerelinasi mata dan tangan, dan memahami gambar dan simbol-simbol.

Nah cara ortu menstimulasi:

1. Stimulasi Bahasa

Sebelum bisa menulis anak kan harus bisa baca nah bisa baca artinya harus banyak kosakata yang dimiliki. Jadi ortu kudu cerewet, gunakan kosakata yang beragam dan gesture.

2. Membacakan Buku Cerita

3. Mengajak anak ke tempat-tempat baru. Misal lihat buku-buku baru bisa memperkaya kosakatanya. Lalu struktur kalimat harus baik dan benar.

4. Pembatasan penggunaan gadget


yang bisa dilakukan untuk ketrampilan literasnya yaitu:

- menirukan tanda-tanda, logo, huruf, dan simbol disekitar. Misal logo Indomaret. Jadi dia tau kalo itu logonya Indomaret bukan berarti dia bisa baca hurufnya ya mak. Tapi dia tau itu logonya Indomaret. Jadi pengenalan logo itu penting untuk menstimulasi pa membacanya.

- menggambar dari awalnya corat coret jadi bisa buat lingkaran, bisa buat garis vertikal horizontal. Nah, sebetulnya kita gak tau itu gambar apa cuman anak bisa menceritakan itu gambar apa yang dia gambar

- biarkan anak untuk memilih apa yang dia baca dan apa yang dia gambar. Kayak pura-pura baca aja itu udah termasuk mulai belajar untuk membaca.

- pengenalan huruf gak papa dikenalkan sejak usia 2-3 tahun asalkan dikenalkan dengan cara yang menyenangkan. Nah, di usia 3 tahun udah bisa dikenalkan dengan huruf-huruf yang menyusun namanya. Misalkan nama anakku Adin. Diajarin namanya itu A-D-I-N.Bisa main pake pasir buat gambar. Pake lilin (malam) ngebentuk huruf yang menyusun namanya.


                Nah ide idenya bisa dicari di pinterest atau google. Keywordnya Ide pra membaca anak, ide pra menulis anak. Atau pre reading activity for toddle, pre writing activity for toddler.



            Manfaat jalan nyeker apa Mak? Aku blm tau ini. Nyeker karna sensor saraf semua adanya di kaki, jadi nyeker sangat membantu stimulasi saraf saraf motorik. 

Harus perbanyak main play pretend, harus perbanyak main yg menyimpan brg ke kontainer, dri situ baruu deh bisa masuk bahasa. Trus uda bukan umurnya kita nyerocos mulu, menurut terapisnya kita harus nunggu anak kontak mata dengan kita untuk kasi tau apa itu barangnya.

            Dalam penulisan ini anak belum menemukan bahasa, kurangi bantuan orangtua dalam keseharian dan biarkan anak mandiri. Anak belum menemukan bahasa karena belum merasakan "seperation" yang matang dan membuatnya merasa membutuhkan bahasa. Tunjukkan ketidakpahaman orangtua misalnya anak memberikan botol untuk dibuka tapi memberikan verbal, orangtua menerima saja botolnya karena secara gestur ia berikan botolnya. Jadi ketika orangtua sudah memahami ia mau membuka botol tanpa verbal, bahasa tidak pernah terjadi.

            Apakah merangkak anak sudah optimal dan lama ketika fase 1 tahunnya? Sudah diberikan di landasan keras sepanjang hari di lantai keras? Hal itu akan banyak membantu babblingnya karena babbling ke suku kata dipengaruhi koordinasi motoric kasar tubuhnya yang membuatnya lebih luwes dan mengujarkan kata-kata. 

            Hati2 dalam berkomunikasi, tunggu kontak mata 3 arahnya baru berikan makna. Kemudian dipanggil tidak menoleh bisa jadi banyak hal, bisa jadi sense of selfnya belum maksimal dan juga bisa jadi ia kesulitan di motoric halusnya yang juga membuat kontak matanya sulit tercipta. Usahakan semakin berjauhan dalam hal jarak di rumah dan lama-lama sampai ia bisa ditinggalkan dengan orang yang Jarang ia temui.

Tips agar Si Kecil menemukan bahasa:

1. Fasilitasi dengan objek-objek yang sesuai dengan ukuran dirinya, yang tidak berbahaya (mainan dengan tema sehari-hari yaitu masak dan memandikan bayi), sehingga ketika ia difasilitasi. la bisa menterjemahkan apa yang ia observasi ke dalam permainannya.

2. Melakukan kegiatan di rumah dengan pelan-pelan dan tidak terburu-buru. Sehingga Si kecil mempunyai kesempatan untuk mengobervasi kejadian yang terjadi dan bagaimana melakukannya.

3. Biarkan Anak merasakan proses yang terjadi pada tubuhnya sendiri (proses lapar, capek, marah, sedih, senang) sehingga ia menyadari bahwa ia sendiri mampu mengerti dirinya tapa butuh bantuan orang lain.

4. Percaya bahwa Si Kecil sudah berkembang dan menjadi seorang individu yang mampu mengerjakan semuanya sendiri secara mandiri.

5. Hindari ngomong terus-terusan ketika anak tidak aktif meminta bahasa

6. Hindari pertanyaan "apa ini?", "coba sebut dulu, apa ini"


Kemampuan Bahasa dipengaruhi dua factor

1. Individuasi anak: levelnya adalah attachment (0-12 bulan), separation (12-18 bulan), individuation (18 ke atas) temenan (3 tahun)

2 Simbolik: kemampuan anak mengobservasi dan menterjemahkan ke permainan dia (bukan diajari! Syarat anak observasi? Diam dulu, kalem dulu. Masih aktif? Banyak masalah perkembangan di bawah 12 bulan belum matang). Levelnya 9 bulan permainan wadah, 12 bulan permainan fungsi, 18 bulan, membuat sesuatu misalnya lego jadi kereta api, playdough jadi kue. 24 bulan pretend play cerita adegan ke adegan 36 bulan role play, dan 4 tahun permainan dengan peraturan

3. Pertemuan kedua hal tersebut barulah Bahasa. Yaitu ada lawan bicara dan ada topik yang dibicarakan yaitu perasaaan, kehendak dan pikirannya. Dimana. 9 bulan kontak mata tiga arah, 12 bulan-18 bulan 2 suku kata, 18-24bulan the discovery of language. Mengerti apa itu Bahasa. 24-36 bercerita adegan ke adegan. 36 bulan sudah jadi tukang atur-atur ketika berteman 48 bulan sudah mampu menjelaskan peraturan permainan.


The discovery of language

                "Penemuan Bahasa" membukadunia dan jendela baru bagi Si kecil. Dimana Si Kecil akhirnya mampu mengekspresikan diri, mengucapkan kata-kata dan kalimat untuk bertukar ide/pikiran dengan individu lainnya. Hal ini merupakan langkah penting dalam perkembangan kepribadian anak. Ini membutuhkan kemampuan imajinasi/berpikir di satu sisi dan di sisi lain, keinginan untuk mengatakan sesuatu kepada individu lainnya. Sayangnya tidak semua anak mampu "menemukan bahasa” dengan segera.


Kemampuan kompetensi simbolik dan juga kemapuan kompetensi individuasi.

                Kemampuan kompetensi simbolik merupakan kemampuan observasi Si Kecil melihat kejadian di sekitarnya dan ia terjemahkan dalam bentuk aktivitas dengan objek terdekatnya (bermain). Kemampuan individuasi adalah proses Si Kecil menjadi seorang individu (proses penemuan "aku") yang baik dimana Si Kecil memahami bahwa ia seorang individu yang punya keinginan, perasaan dan pikirannya sendiri. Dalam hal ini, Si Kecil butuh mengembangkan kemampuan bahwa objek yang ia sukai dan ia butuh menyampaikan kepada individu yang tidak memahami keinginannya. Si Kecil akhirnya menyadari ada suatu alat yang ia bisa pakai yaitu "bahasa". Ketika Si Kecil menyebut nama objek yang yang ia maksud, objeknya datang ke dia. la segera mempelajari bahwa "BAHASA MENGUBAH DUNIA".

                Ketika Si Kecil menemukan bahasa, terjadi lonjakan kosa kata pada Si Kecil karena ia sendiri yang ingin mengetahui lebih banyak lagi objek yang ada di sekitarnya. Apalagi objek yang menjadi favoritnya. Hal yang sama juga ketika Si Kecil berusaha menyampaikan perasaan dan juga pikirannya kepada individu/lawan bicara di depannya. Ketika kemandirian Si Kecil belum terjadi, yaitu ia masih biasa dilayani maka ia tidak mengerti bahwa ia punya "kebutuhan", "peraaan" dan "pikiran". Terutama Si Kecil masih pada level attachment (level di usia 1 tahun dimana Si Kecil selalu membutuhkan orangtua/pengasuh untuk memenuhi kebutuhannya) dan belum melewati proses separation dan menjadi individu yang mandiri. Sehingga Si Kecil tidak perlu menyampaikan apa yang IA BUTUHKAN/INGINKAN kepada orang yang SELALU MENGERTI dirinya. Karena sebelum la menyadari terjadinya proses dalam dirinya, la sudah dilayani  oleh individu yang selalu memahaminya .

Apakah duduk w sitting?

Apakah jalan jinjit?

Gampang terjatuh?

Gampang menabrak?

Barang sekitarnya mudah terjatuh?

Tidak bisa duduk diam dalam jangka waktu lama

Bungkuk

Menopang dagu

Sering tidur-tiduran


Monitoring motoric halus:

Sulit menggunakan benda misalnya membuka botol sendiri,

mengancing, membentuk playdough

Genggaman terlalu lemah

Genggaman terlalu kencang

Kesulitan menulis lama/Si Kecil beralasan terus untuk menulis

Sulit menggunting/ketika menggunting harus dipegangin kertasnya.


Monitoring sensory:

Terlalu aktif

Sering berputar

Terlalu pasif

Takut ketinggian bahkan yang tidak terlalu tinggi

Sering memanjat

Sulit mencari barang yang diminta

Tidak langsung menoleh ketika dipanggil

Jika ada makanan basi atau amis, tidak menjadi masalah untuknya

Menolak masuk suatu tempat karena bau tempat tersebut

Terlihat sering mengendus benda

Ketakutan ekstrim pada gelap

Kaget dengan suara kencang

Sering berjongkok

Pemilih makanan

Menolak bermain sesuatu yang lengket

Tidak tahan kotor

 

Monitoring bahasa:

12 bulan belum ada satu kata bermakna

18 bulan belum ada 10-20 kata

24 bulan belum berkalimat

36 bulan belum bercerita tanpa bantuan

48 bulan belum bisa menjelaskan permainan menang kalah ke temannya tanpa bantuan


Monitoring socio-emosionalnya:

18 bulan belum mengenali namanya dan tidak bisa jauh dari orangtua

24 bulan masih disuapin dan diingatkan minum

3 tahun belum bisa bermain disamping temannya dengan mainan yang sama

4 tahun belum bisa berinteraksi dengan kooperatif

5 tahun belum mengerti permainan menang kalah

Gampang tantrum dan frustasi

Gampang menyerah

Ngotot dengan apa yang ia mau

Menarik diri

Cemas

Tidak peduli dengan perasaan dan keinginan temannya

Perfeksionis

Tidak peduli dengan lingkungan berantakan atau tidak setelah 24 bulan.


Monitoring Kognitif :

Di usia 18 bulan Belum bisa menggunakan barang sesuai fungsinya 

Di usia 24 bulan belum bisa membentuk sesuatu seperti kue ulang tahun atau kereta api 

Di usia 36 bulan belum bisa menjadi sutradara dalam pretend play tanpa bantuan

Di usia 4 tahun belum bisa bermain role play

Di usia 5 tahun belum mengerti permainan menang kalah

                Jika ada salah satu tanda di atas, maka sudah saatnya mencari bantuan ahli dan melakukan screening tumbuh kembang anak agar tidak mendapatkan kendala tumbuh kembang di usia-usia berikutnya. Banyak orangtua baru menyadarinya setelah anak memasuki usia sekolah dan terkesan susah belajarnya. Bukan karena susah belajarnya tapi karena "tidak mampu".

• Diteruskan

Tes pemahaman bahasa untuk 18-24 bulan:

1. Tidak ada gesture dari mata, dagu, tangan untuk bantuan misalnya melihat ke objek atau ruangan yang dimaksud.

2. Tidak ada bantuan ketika anak bertanya ini, ini atau ini

3. Coba katakana "dek, mama haus" sekali saja tidak boleh berulang. Lihat reaksinya. Jika ia ke dapur dan mengambil gelas dan air dikasih ke mama. Itu baru disebut dengan paham bahasa.

4. Monitoring dengan kata-kata aneh. "dek, ambilkan mama fikula." Jika ia berusaha mencari ke ruangan, atau menunggu clue atau diam saja. Itu artinya "TIDAK PAHAM". Jika ia paham, ia akan bertanya "hah?" atau "apa itu fikula?" atau "apa itu?" sebelum mencari.

5, Silahkan mencoba, silahkan share reaksi masing-masing anak ya

usia 9-12 bulan mainannya containing play, wadah ke wadah, mangkuk ke mangkuk, botol ke botol, apa saja yang ada wadahnya., masukkin barang-barang, kenapa? Karena otak kita container. Untuk memasukkan Bahasa, informasi, apa saja ke dalam container kita yaitu? Otak! Apalagi container kita? Mulut.

12-18 bulan, functional play adalah permainan fungsi, bermain sesuatu sesuai fungsinya, anak harus kalem, diam, observasi apa yg terjadi di rumah dan melihat fungsi benda-benda. Kenapa? Karena kata dinamakan berdasarkan fungsinya. Gelas adalah sesuatu menampung air untuk kita minum. Kursi berbentuk apapun namanya kursi, sesuatu untuk kita duduk.

18-24 bulan membuat sesuatu seperti playdough jadi kue ulang tahun, lego jadi kereta api. kenapa? Karena kita berkomunikasi mengenai sesuatu yg tidak ada pada kita sekarang dan di sini. Jadi kita membahas misalnya tadi di pasar ada yang jambret. Itu kan kita bahasnya pas sampai rumah. tidak disini dan tidak sekarang. itulah yang membuat anak mengasosiasi apa yang ia buat sekarang dan yang pernah ia lihat. Playdough dan block salah satu paling popular. 

24-36 bulanpretend play. Adegan ke adegan. anak jadi sutradara. Bahasanya: anak bercerita dari adegan ke adegan tanpa dibantu.

36 bulan ke atas role play Anak jadi sutradara dan pemain. Bahasanya: anak sudah banyak bernegosiasi dengan aktif

4 tahun permainan dengan peraturan. Anak sudah mengerti menang kalah.

Pretensi play dimulai dari memasak, merawat bayi nah barulah pretend play lainnya

Jika bayi melompat merangkak, itu bisa terjadi implikasi pembelajaran utama, seperti kesulitan berbicara, menulis, membaca, perhatian, memori, masalah pemecahan, dan lainnya.

• Keseimbangan otak kanan dan kiri belahan otak

• Peningkatan koordinasi & spasial kesadaran

• Keseimbangan otak belahan kiri/kanan

• Mengurangi stres

• Keseimbangan emosi

• Peningkatan memori

• Peningkatan kejernihan mental

• Penglihatan yang lebih baik

• Stimulasi sistem limfatik

- Aliran cairan tulang belakang otak yang lebih baik

- Ejaan, tulisan Pemahaman membaca


sketika anak merangkak, ini terstimulasi. Selain itu Ketika merangkak  Apa yg terjadi?

Visual motor integration

Vestibular 

Propioseptif

Koordinasi bilateral 

Corpus callosum

Visual dekat jauh

Seperation dari orangtua

Otot bahu panggul dan core

Auditory 

Kontak mata 

Efikasi diri 

Taktil 

Tiga arah 

Kunyahan semakin bagus

Itu efek merangkak jika benar polanya



Selasa, 02 Agustus 2022

Mengenal oromotor pada anak



        Moms selama ini kita biasa mengenal kemampuan Motorik Kasar & Motorik Halus, mungkin ada juga yang sudah mengenal tentang Oromotor. Nah kemampuan oromotor ini juga gak kalah pentingnya moms untuk anak-anak. Seberapa penting sih kemampuan oromotor ? . Sebelumnya wajib banget tau lebih dalam tentang Oromotor itu sendiri. 

        Bulan lalu saya baru mengikuti kuliah whatsapp yang dibawakan oleh pakarnya langsung mom. dengan drg. Ratri A. Hapsari Sp.KGA.  jadi ini informasi yang akurat dan terpercaya ya. disini saya hanya merangkum atas materi daging kali ini. buat moms yang punya anak balita atau ada keponakan usia balita. wajib baca agar tau ya moms..

        Kenapa sih kok penting banget mengetahui tentang oromotor? Karena Oromotor merupakan tonggak dari kemampuan dasar makan dan wicara pada anak usia balita moms. Kalo ada motorik, sebelumnya mesti didahului dengan sensorik. Nah, motorik apapun akan berkembang baik dan sesuai bila kemampuan sensoriknya juga dirangsang/distimulasi dengan tepat.

            Oromotor atau Motorik oral adalah Mencakup semua kegiatan yang menggunakan sistem gerak dan koordinasi gerak otot dari rongga mulut (oral cavity) seperti rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir, pipi. Yang berkaitan dengan keterampilan dasar makan dan wicara.

TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN OROMOTOR












                Nah kalau sudah tau adanya tahapan perkembangan diatas pastinya kita dapat mudah mengukur kemampuan anak-anak kita apakah sudah di tahap yang sesuai atau belum. 
                Lalu sejak kapan nih moms stimulasi-stimulasi yang harus diberikan ya? tmenurut dokter ratri, stimulasi dapat dilakukan dari anak Sejak lahir, dengan diberikan secara bertahap dan sesuai perkembangan usia anak. Berikut stimulasi yang dapat diberikan dengan 4 cara 
  1. melatih bibir
  2. melatih pipi
  3. melatih lidah
  4. melatih rahang
                Dibawah ini adalah gambaran caranya dan bisa dilakukan di rumah. jangan lupa praktekin dirumah ya moms..
 
























                Nah moms yang namanya melatih anak untuk bisa dan mampu motorik oralnya juga tidak bisa secara instan ya moms.. butuh berlatih secara rutin & bertahap. menstimulasinya juga bisa menggunakan alat bantu nih moms.
1. jika menggunakan alat : kasa, sikat gigi, teether, gelas, sedotan 
2. jika menggunakan makanan : pemberian waktu, cara dan tekstur makanan yang tepat

            "Hmmm,, nanti juga anak bisa sendiri makannya..", "Nanti juga pinter ngomong sendiri..", "Gapapa cadel, masih kecil kok..". "Belum bisa ngomong kan emang masih bayi.." dst. 
Eits Eits,, jangan bikin pembenaran kalau emang ada hal-hal yang kita tau pada anak kita belum sesuai tahap perkembangannya. Yang penting moms jangan panik dan tetap selalu beri stimulus sesuai tahapan usianya.




               

    




        


                    Mungkin anak dari kita ada yang memiliki kendala saat MPASI atau berbicara? Nah moms, ternyata pada anak yang gangguan berbicara pun belum tentu anak tersebut mengalami speech delay namun melainkan bisa jadi adanya gangguan pada oromotornya.  mungkin bisa dievaluasi juga apakah sudah memberikan stimulasi dengan tepat sehingga oromotornya berkembang dengan baik.

            Jadi, apabila nampak ciri gangguan oromotor seperti pada materi PDF, jangan ragu untuk berkonsultasi kepada ahlinya ya moms agar tidak berkelaniutan dan mengganggu proses tumbuh kembang anak-anak kita




Jumat, 22 April 2022

PERTOLONGAN PERTAMA BAYI JATUH


 moms selama di rumah berasa ada aja pekerjaan menanti ya.. apalagi moms yang punya anak lebih dari satu. kebayang kan ada aja segudang urusan domestik yang emang kita kudu balance kerjakannya disamping menjaga buah hati kita. 

sudah dijaga baik2, sudh di nina boboin bayi kita. baru aja di taruh di kasur, dan kita lanjutkan pekerjaan yang belum terselesaikan. eh si bayi bangun tanpa menangis. dan yaa..., dia mencoba turun dari kasur. walhasil terjatuh deh... itu pengalamanku sih ya moms.

nah lho moms, aku rasa buibu juga ngerasain hal yang sama denganku. udah dibikin lingkungannya safety tapi tetep aja kecolongan hal hal yang tidak diinginkan contohnya si bayi terjatuh ini. ketika bayi terjatuh. aku punya saran nih moms untuk kita tetap aman menolongnya. yuk di simak

Hati-hati jangan langsung menggendongnya. Pastikan dulu bagaimana kondisinya!

Yang pasti, saat si kecil terjatuh, jangan hanya mengkhawatirkan bagian kepala saja, karena semua anggota tubuhnya memiliki risiko yang sama untuk mengalami benturan yang dapat membahayakannya. Berikut penjelasan dr. Anna Tjandra, Sp.A dari RSAB Harapan Kita, Jakarta mengenai manajemen kecelakaan pada anak yang sederhana, yaitu:

* Menyaksikan langsung anak terjatuh

- Perhatikan bagian mana dari tubuh anak yang mengalami benturan.

- Ingat proses jatuhnya, apakah langsung menghujam ke lantai atau terbentur sesuatu terlebih dahulu baru ke lantai.

- Pastikan dari ketinggian berapa meter anak terjatuh dan media apa yang menjadi tempat pendaratannya.

- Lihat dan perhatikan baik-baik kondisi si kecil. Apakah setelah jatuh langsung menangis dan menggerak-gerakkan semua anggota badannya? Jika ya, kita bisa langsung menggendong untuk menenangkannya. Setelah ia tenang, baru lakukan observasi.

- Adapun observasi yang perlu dilakukan adalah:

+ Cari dan ingat bagian-bagian mana saja yang lebam/benjol/ memar di seluruh anggota badan bayi. Jika menemukan benjolan di kepala atau memar di badan, boleh diobati dengan obat antitrauma oles. Jika pada bagian kepala tidak ditemukan lebam atau benjol, tapi bayi menangis saat dipegang, larikan segera ia ke rumah sakit terdekat.

+ Coba gerakkan kedua tangan bayi, ke samping, ke atas, ke bawah, ke depan, lalu rentangkan dan angkat-angkatlah. Jika ada keluhan pastikan di tangan yang mana dan saat dalam posisi seperti apa. Ini sebagai bahan untuk dilaporkan ke dokter.

+ Lakukan hal yang sama pada kaki.

+ Tengokkan kepala bayi ke kanan dan ke kiri. Coba dekatkan dagu bayi ke dada secara perlahan. Jika ada keluhan catat sebagai laporan pada dokter.

+ Miringkan badan si kecil ke kiri dan ke kanan. Jika ada keluhan catat dan laporkan ke dokter.

- Observasi perlu dilakukan selama 2×24 jam. Jika dalam kurun waktu itu ada keluhan, apalagi sampai muntah dengan menyembur, segera larikan ke rumah sakit terdekat.

- Sebaliknya bila setelah jatuh dalam keadaan sadar tapi pasif (apalagi tidak menggerak-gerakkan anggota badannya) jangan mengangkatnya. Hubungi UGD rumah sakit terdekat atau 118 untuk minta pertolongan paramedis. Salah mengangkat dalam kondisi seperti ini dapat berisiko fatal.

* Jika menemukan si kecil sudah di lantai.

- Perhatikan keadaan bayi; sadar atau tidak, menangis atau tidak, dapat menggerak-gerakkan anggota badan atau tidak. Jika ia tidak sadar atau sadar tapi pasif, ingat jangan menggendongnya, tapi segera minta bantuan paramedis terdekat, UGD atau 118.

- Perhatikan dalam posisi seperti apa si kecil saat ditemukan

+ Jika dalam keadaan tengkurap kemungkinan besarnya aman. Tapi kita mesti melakukan pemeriksaan seputar bahu, kedua tangan, dada dan kaki. Caranya gerakkan tangan ke atas, depan, samping. Jika ada keluhan sakit segera bawa ke dokter.

+ Jika dalam keadaan telentang. Periksa dan perhatikan daerah kepala bagian belakang, leher, punggung, dan panggul, mulai dari tanda lebam atau merah, hingga keluhan sakit saat disentuh dan digerakkan seperti yang telah disebutkan di atas. Pastikan bayi tidak muntah atau mengalami penurunan kesadaran dalam 2×24 jam. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter.

+ Jika bayi ditemukan dalam posisi miring, kanan atau kiri. Perhatikan dan periksa kepala, tangan yang menjadi tumpuan badan, juga kaki. Lakukan pemeriksaan seperti yang disebutkan di atas. Jika ada keluhan segera larikan ke dokter.

+ Jika ditemukan dalam posisi duduk. Periksa dan pastikan bayi masih sadar, biasanya menangis, dan mampu menggerakkan anggota badan. Periksa bagian panggulnya, ada tidak tanda memar, merah, atau sakit saat dipegang atau digerakkan. Jika ya segera larikan ke dokter.


* Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan

- Dalam posisi apa pun jatuhnya si kecil, jangan lupa melakukan pemeriksaan mata. Baiknya menggunakan senter:

+ Masih bereaksikah saat kita senter matanya, mengedip, menutup matanya atau kaget. Jika tidak bawa segera anak ke rumah sakit.

+ Gerakan senter ke kanan dan ke kiri, masih mampukah bayi mengikuti gerakan sinar. Jika tidak ia harus segera dilarikan ke rumah sakit.

+ Perhatikan pupil matanya, apakah pupil mata yang kiri dan kanan sama besar/kecilnya saat kita senter satu per satu. Jika sama kita bisa bernapas lega. Bila tidak, bayi perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut, seperti CT Scan.

- Ukur dan pastikan si kecil jatuh dari ketinggian berapa. Sebab semakin tinggi pastinya gaya gravitasi bumi akan lebih kuat menarik si anak. Tentu efek yang ditimbulkan pun semakin besar.


EFEK POSISI JATUH

Di bawah ini kemungkinan- kemungkinan yang bisa terjadi pada bayi saat terjatuh. Dengan pengetahuan ini diharapkan orangtua bisa lebih memahami kondisi bayi bila terjatuh dan mampu melakukan pertolongan pertama yang benar:

* Jika kepala terlebih dahulu yang membentur lantai

Di sebelah mana pun benturan itu terjadi selama masih di kepala, kita perlu mewaspadainya. Tulang tengkorak bayi masih rapuh dan ia belum memiliki refleks untuk menahan dengan baik. Kemungkinan yang bisa terjadi, bayi mengalami fraktur atau retak/patah tulang tengkorak kepala, atau perdarahan di luar tengkorak atau di dalam tengkorak.

Perdarahan di luar dapat ditandai dengan adanya benjol/memar. Selama tidak ada fraktur, kondisi ini bisa dikatakan tidak parah. Rabalah ubun-ubunnya apakah menjendol atau tidak. Ubun-ubun yang menjendol menjadi tanda adanya peningkatan tekanan dalam otak yang dapat terjadi karena edema otak atau perdarahan.

Harap diketahui, bila tidak ditemukan benjolan/memar, tapi bayi menangis (atau justru tidak menangis dan langsung tertidur), tidak sadarkan diri, mengalami kejang/muntah- muntah (yang menyembur bukan gumoh), ada kecurigaan bayi mengalami perdarahan di dalam tengkorak kepalanya. Segera larikan ke rumah sakit terdekat.

* Jika dada terlebih dahulu yang membentur permukaan

Kalau tempat mendaratnya datar, kemungkinan risiko bayi untuk cedera lebih sedikit. Sebaliknya, tempat mendarat yang tidak mulus atau ada tonjolan yang tepat mengarah ke dadanya dapat mengakibatkan fraktur/parah tulang iga atau rusuk yang patahannya dapat mengenai organ paru-paru atau jantungnya. Untuk itu perhatikan apakah si kecil dapat bernapas secara normal atau tidak.

Umumnya jika bagian dada terlebih dahulu yang “mendarat”, secara alami tangan akan membuat perlindungan terlebih dahulu. Karena itu periksa juga kondisi tangan dan bahu bayi. Apakah ada pergelangan tangannya mengalami patah atau adakah sendi yang keluar (dislokasi) dari tempatnya. Periksa juga bagian kepala, khususnya dahi. Biasanya saat mendarat, sekalipun dada terlebih dahulu, kepala langsung menyusul membentur lantai.

* Jika panggul terlebih dahulu yang mendarat

Kemungkinan besar bayi akan mengalami dislokasi atau fraktur tulang panggul. Karena panggul berhubungan langsung dengan tulang belakang, dikhawatirkan ada saraf-saraf yang terjepit. Jika yang terjepit saraf kaki biasanya si kecil tidak bisa menggerakkan kakinya alias lumpuh.

* Jika yang mendarat kaki terlebih dahulu

Kejadiannya pada tiap bayi bisa berbeda. Jika ia sudah bisa berdiri pasti akan menahan tubuhnya dengan kaki lalu jatuh bersimpuh. Risiko kasus ini adalah dislokasi atau keseleo. Pada bayi di bawah 6 bulan meski belum mampu menahan tubuhnya, secara alami badan bayi akan terjatuh ke depan dan sebelum mendarat tangannya akan menjadi bumper.

* Jika yang mendarat bokong duluan

Berbahaya karena kaitannya langsung dengan tulang belakang dan dapatmengakibatkan patah pada tulang punggung bayi. Risiko lain, bila ada saraf yang terjepit bisa mengakibatkan kelumpuhan. Bayi yang ditemukan terjatuh pada posisi seperti ini jangan digendong. Biarkan paramedis yang melakukan pertolongan.

tetap harmonis bersama pasangan hidup

         

        Rasa kecewa & persoalan timbul karena seseorang/sesuatu hal yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi (harapan). Misalnya: Secara tidak sadar terkadang kita mendambakan pasangan yang ideal, yg mengayomi, setia, romantis, pengertian, adil. Tanpa sadar bahwa kitapun kurang ideal. Coba tulis pria/wanita ideal seperti apa, berikan tanda dan nilai pada setiap poin yang masuk kriteria. Nilai lah sendiri dan minta pasangan dan orang dekat untuk menilai... Penasaran nggak?

        Ekspektasi/harapan boleh setinggi langit, namun perlu diketahui bahwa ekspektasi vs realita seringkali berbanding terbalik. Apapun masalahnya, bisa ekonomi, pekerjaan, impian masa depan, bahkan sekedar sesekali ingin pasangan bawakan pizza eh yang datang nasi goreng.

ekspektasilah yang realistis, yang dapat dicapai berdua, sepaham, sepakat, dan sehati. komunikasikan ekspektasi/harapan kita ke pasangan. tanyakan apakah hal itu dapat dicapai, tanyakan apakah mampu dia wujudkan. jika tidak, maka kita wajib menurunkan ekspektasi kita.

biasa dalam problematika rumah tangga diantaranya

- ekonomi

- komunikasi

- anak

- pekerjaan rumah

- seksual



EKONOMI

        Hampir smua orang mengalami hal yang sama, bukan hanya koluarga kita. Lalu apa yang harus dipermasalahkan, sebaiknya sama2 berpikir mencari solusi dan bukan saling menuntut. Lakukanlah pekerjaan sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk terima kasih atas nafas yang sudah Allah berikan dengan cuma-cuma, sehingga bekerja tidak menjadi beban dan tuntutan. Baik bekerja di luar rumah maupun hanya sebagai ibu rumah tangga. Tubuh boleh lelah dan beristirahat. Namun hati harus tetap bersemangat dan optimis.

 

Komunikasi

        Banyak orang tidak menyadari bahwa teknik berkomunikasi perlu di kembangkan dan dilatih. Contoh : intonasi, reaksi saat mendengar hal yang tidak sesuai harapan, sikap tubuh saat merasa tidak nyaman atas ungkapan pasangan, dll. Sesungguhnya dengan komunikasi yang baik maka hasil yang didapatkan bisa mendekati yang diharapkan dan meminimalisasi miskomunikasi.

        Komunikasi antara pasangan satu dan lainnya bisa saja berbeda, maka perlu saling mendengarkan pendapat bagaimana cara berkomunikasi satu sama lain. Menghargai apa yang pasangan suka dan tidak suka.

 

Anak

            Pengasuhan anak dan mendidik anak adalah tanggung jawab berdua. Tentukan aturan bersama sehingga anak2 tidak kebingungan mengikuti aturan ayah/ibu. Demikian pula anak memerlukan figur kedua orang tuanya sebagai contoh. Kesibukan dan tuntutan pemenuhan kebutuhan ekonomi masa kin membuat waktu kebersamaan antara orang dan tua dan anak sangat minim sehingga anak hampir tidak merasakan kasih sayang orang tua dalam kesehariannya. Umumnya dapat bersama hanya di akhir pekan. Dengan kata lain, keseharian dan didikan anak bergantung pada pengasuhnya atau nenek kakeknya atau keluarga dekat dan bukan orang tuanya. Maka muncullah istilah "salah asuhan".


PEKERJAAN RUMAH 

            Bicarakan bagaimana pekerjaan rumah akan dikerjakan. Bagaimana peran pasangan & anak dalam mengambil tugs mengurus rumah karena rumah milik bersama dan demi kenyamanan bersama. Anak2 perlu diberikan arahan dan dilatih untuk mulai peka terhadap sekelilingnya, mulai dari hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menutup kembali pintu lemari setelah mengambil barang, merapikan mainannya, dll. Sehingga pada akhirnya mereka mampu melakukan hal yang baik dan benar secara otomatis.


SEKSUAL

            Bukanlah hal yang tabu untuk membicarakan kebutuhan seksual kepada pasangan. Terbuka atas fantasi seksual dan seberapa sering bisa melakukan hubungan intim merupakan salah satu hal penting untuk dibicarakan. Lebih baik saling memuaskan, daripada dipuaskan oleh orang diluar sana selama hal tersebut dilakukan dengan kesepakatan bersama. Tidak masalah siapa yang Memulai lebih dulu dan kendali siapa yang memegang kendali. Tentunya pasangan akan merasakan sensasi yang berbeda.





KOMUNIKASI

Bukan sekedar berbicara (verbal), tetapi juga dengan sikap, ekspresi, tatapan & sentuhan (non verbal). Komunikasi seperti halnya seni, masing2 pasangan memiliki selera dan gaya komunikasi yang berbeda. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan saat berkomunikasi dengan pasangan:

• BERPIKIR POSITIF

- hal ini penting demi menjaga hati agar tidak gundah dan mampu berpikir jernih dalam mencari solusi bersama.

• SALING MEMAHAMI 

- saling suarakan isi hati & saling mendengarkan pendapat. Saat mendengar pendapat pasangan, cobalah membayangkan berada di situasi pasangan untuk dapat memahami kesulitannya.

• SENTUHAN

- pelukan, genggaman tangan, ciuman di pipi/dahi terkadang mampu melukiskan perasaan dukungan dan rasa empati terhadap pasangan. Tidak melulu berhubungan badan.

• PUJIAN 

- semua manusia haus pujian. Begitu juga pasangan, perlu dipuji atas jerih payahnya, atas penampilannya, maupun hal2 kecil yang dilakukannya.

• PANTANG UCAP PISAH

dalam pertengkaran dan keadaan penuh emosi, tetap jaga perkataan jika tidak ingin menyesal. Ucapan adalah doa.

- NEVER SAY NEVER - hindari kata “Tidak akan lagi”, "jangan harap" dan sejenisnya. Sekali aja ada kata ini dalam hati, apalagi diucapkan, akibatnya akan menimbulkan rasa "Ilfil (llang filing)" alias hambar dalam percintaan, Karena hati dan pikiran dipenuhi rasa marah, kecewa dan tidak terlampiaskan. Akibatnya, aktivitas ranjang tidak lagi bergairah. Ujungnya pasti perselingkuhan & perceraian.


•  Allah NO.1 - 

masing2 mendekatkan diri pada TYME sehingga menjadi lebih tenang & dapat berfikir lebih jernih. Percayalah bahwa segala hal dalam kuasaNYa. Ingatlah bahwa segala hal di dunia ini hanya sementara, kekuatiran akan masa depan tidak menambah umur ataupun mempermudah masalah yang ada.

• KOMITMEN - 

pastikan bahwa suami istri memiliki landasan yang sama dalam menjalani pernikahan. Pernikahan tidak cukup hanya atas dasar cinta. Hidup setelah menikah membutuhkan komitmen yang kuat untuk tetap bahagia bersama sampai akhir. Pastikan pasangan memiliki tujuan akhir yang sama.

• KOMUNIKASI

dalam setiap persoalan, bayangkan diri kita di posisi pasangan sehingga bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda. Jadi setidaknya kita bisa memahami keadaan pasangan. Tidak selalu persoalan diselesaikan dengan melihat sisi benar dan salah, terkadang persoalan terjadi karena perbedaan sudut pandang.

• MENGAMPUNI

manusia tak luput dari kesalahan. Sebelum mengampuni orang lain & keadaan yg tidak sesuai harapan, penting lebih dulu untuk berdamai & memaafkan diri sendiri atas apa yg terjadi & mengakui kesalahan. Persoalan muncul dari proses sebab akibat, maka jika ada persoalan maka ada andil dari pihak kita juga.

• KENANGAN UTK ANAK - 

apa yang bisa kita berikan untuk anak2? Harta & kekayaan bisa dicapai dan bahkan bisa musnah seketika. Ilmu & skill dapat dipelajari baik melalui institusi maupun otodidak. Anak2 tidak perduli makan apa hari ini asalkan tidak kelaparan. Tetapi anak2 sangat bahagia ketika dalam keseharian melihat ayah ibu nya bisa bercanda & tertawa bersama mereka.


Fase pernikahan yang akan dialami

  1. SALING KRITIK
  2. SALING MELAWAN
  3. SALING MENGHINA
  4. ORANG KETIGA
  5. EMOSI MELEDAK-LEDAK
  6. SALING MEMAAFKAN


• SALING KRITIK - 

terjadi saat ada tingkah dan kebiasaan pasangan yang tidak sesuai dengan harapan/keinginan kita. Bisa kebiasaan sepele sekedar salah meletakkan barang atau tidak suka nada bicara dan sikap saat di kritik. Pahami bahwa kritikan pasangan adalah kritik membangun agar kita jadi lebih baik.

• SALING MELAWAN - 

rasa tidak suka di kritik menimbulkan perlawanan meskipun di dalam hati. Lama kelamaan tersimpan menjadi peluru yang siap dilontarkan saat ada kesempatan. Bisa juga menjadi tembok diantara pasangan yang membuat salah satunya lari dari keadaan yang tidak nyaman dan memilih untuk tidak membahas persoalan. Tetaplah berpikir jernih, semua hal tetap harus dibicarakan, cari waktu dan momen yang tepat.

• SALING MENGHINA - 

setelah membangun tembok tinggi dan lari dari persoalan, salah satu akan menilai dan melontarkan kata2 untuk saling menyakiti.

• ORANG KETIGA - 

pernikahan yang mulai memasuki fase bosan dan jenuh dengan hubungan yang monoton apalagi kondisi ekonomi yang memicu pertengkaran membuat perasaan tak nyaman dengan pernikahan dan melirik rumput hijau diluar sana. PENTING!!

Disinilah peran KOMITMEN untuk tetap menjaga pernikahan sampai pada tujuan akhir. Hentikan pikiran untuk melangkah lebih jauh mengikuti emosi sesaat yang bisa merusak pernikahan. Jaga kepercayaan pasangan.

• EMOSI MELEDAK-LEDAK -

pekerjaan yang menuntut, anak2 yang sulit diatur, keadaan yang tak sesuai harapan, semuanya muncul dan menimbulkan stress dan menjadi persoalan yang seolah tidak ada habisnya membuat suasana hati naik turn. Emosi menjadi tidak terkendali. Ambil waktu untuk berdiam diri dan berdoa. Yakinlah semua nyaakan berlalu.

• SALING MEMAAFKAN

ketika semua persoalan sudah pernah dilewati bersama, akan ada waktu nya setiap pasangan bisa berdamai dengan diri sendiri, sehingga bisa saling mengerti dan menjaga hati masing2 untuk menerima keadaan.


                Fase tersebut telah dilalui, pada akhirnya pasangan kita adalah yang terbaik, yang paling mengerti diri kita. tidak perlu mencari orang lain dan menghabiskan waktu untuk memulai hubungan dari awal.

Kamis, 21 April 2022

komunikasi efektif dengan anak


        Membangun komunikasi sejk usia dini dengn bayi adalah hal yang penting ya mams. komunikasi di bulan bulan dan tahun-tahun awal sangat penting bagi bayi karena dinilai bayi mulai belajar kehadiran dari seseorang dan munculnya kepercayaan. hal ini penting untuk kesehatan emosional mereka, pertumbuhan dan perkembangan mereka serta hubungan mereka dengaan ibu dan ayah mereka.

        Saluran komunikasi yang dibuka selama bulan-bulan perkembangan sama pentingnya bagi seorang anak seperti halnya bagi orang dewasa. Jauh lebih mudah untuk menciptakan hubungan yang bermakna dengan bayi daripada orang dewasa. Bayi belum dapat berkomunikasi dan ketika mereka melakukan nya, tingkat emosinya terbatas. Sebagai orang dewasa, kita jauh lebih kompleks secara emosional dan dapat berkomunikasi jauh lebih banyak daripada bayi. Melalui anak usia dini kita belajar mengembangkan strategi emosional kita sendiri dan belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik dengan orang lain.

        Melalui anak usia dini juga kita mempelajari pola bahasa kita sendiri dan bagaimana berhubungan dengan orang lain. Hubungan pertama yang dibentuk bayi dengan orang tuanya terbentuk melalui hubungan awal ini dan penekanan untuk membangun hubungan yang kuat selama waktu ini sangat penting.

        Penekanan ini menjadi salah satu alasan mengapa orang tua dari bayi baru sering menerima pelukan daripada ciuman di awal hubungan. Meskipun mungkin tampak lucu pada awalnya, pelukan akan memberikan bayi kenyamanan dan keamanan yang sangat dibutuhkan dan akan memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

        Perkembangan komunikasi pada bayi dapat lebih ditingkatkan melalui permainan komunikasi dua arah, atau berbicara satu sama lain sambil memandang satu sama lain. Jenis interaksi ini sangat penting bagi bayi dan orang tua yang berpartisipasi dalam permainan. Bayi dapat mempelajari nama-nama benda dan berbagai makna di baliknya dengan meniru orang tuanya. Selama waktu inilah anak-anak dapat mulai mengembangkan pemahaman tentang kosakata dan asosiasi kata.

        Area lain yang bisa Mam bangun komunikasi sejak dini dengan bayi adalah melalui tindakan "memandang" bayi. Seperti yang mam ketahui, bayi sering melihat orang tua mereka dan melalui tatapan ini mereka dapat belajar Banyak tentang dunia. Mam mungkin memperhatikan Bahwa bayi meniru posisi tubuh tertentu dan ini adalah kesempatan besar sebagai orang tua untuk berkomunikasi dengan bayi. Mam dapat belajar banyak tentang bahasa tubuh dan emosi orang lain dengan melihat bayi dan berkomunikasi dengannya.

 

*Pentingnya Berkomunikasi Dengan Bayi, dan Cara Melakukannya*

        Setelah lahir, bayi bisa berkomunikasi melalui senyum, tawa, atau tangisan. Saat ia merasa tidak nyaman. Namun, umumnya bayi akan lebih aktif berceloteh ketika usianya mencapai sekitar 7 atau 8 bulan.

        Pentingnya Berkomunikasi dengan bayi. dikarenakan Jauh sebelum bayi dapat berbicara. bahkan seiak dikandungan, ia juga sudah mampu memahami kata-kata yang sering diucapkan ibunya dan menangkap emosi yang dirasakan oleh orang di sekitarnya.

1. Mengasah kemampuan memahami dan merespons

Mungkin Mam tidak menyadarinya, tapi seperti yang telah disebutkan diatas, bayi sudah memahami secara kasar kata-kata yang diucapkan kepadanya lewat nada bicara dan mimik wajah. Walau Si Kecil belum sepenuhnya mengerti apa yang mam katakan, tetapi yang pasti, Si Kecil senang setiap kali mendengarkan suara Mam dan melihat Mam tersenyum kepadanya. Biasanya, bayi akan merespons dengan menoleh ke sumber suara, mengerjapkan mata atau bahkan tertawa

2. Mengasah kemampuan berbicara

Berkomunikasi dengan bayi juga bermanfaat untuk mengasah kemampuan berbicaranya. Hal ini karena bayi belajar berbicara dengan meniru suara yang didengarnya dan memperhatikan gerak bibir ibunya. Bayi mulai berbicara dengan menggunakan lidah, bibir, langit-langit mulut, dan gigi yang tumbuh untuk membuat suara, seperti teriakan oh dan ah. Kata-kata tersebut kemudian akan menjadi kata yang nyata, seperti mama dan papa atau mami papi. Tergantung mam ingin dipanggil apa ya. Selanjutnya bayi akan mengambil lebih banyak kata dari mam dan orang-orang di sekitarnya, sehingga dia mulai bisa membentuk kalimat dengan menggunakan 2-4 kata.

3. Mengasah kemampuan lain

Bayi yang diajak berkomunikasi juga cenderung akan lebih cepat menguasai kemampuan lain, seperti kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain, menghitung, membaca, menulis, dan mempelajari berbagai bahasa. Hal ini diduga karena dia sudah terbiasa merespons hal-hal di sekitarnya.



Tips Mengajak Bayi Bicara

Melihat pentingnya berbicara pada bayi, Mam perlu memperhatikan beberapa hal yang dapat membuat interaksi menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi Si Kecil, di antaranya

• Senyumlah sesering mungkin kepada Si Kecil.

• Tatap mata si kecil setiap kali mama  mengganti popoknya, menyusui, atau saat ia akan tidur.

• Respons Si Kecil setiap kali ia mengucapkan sesuatu dengan meniru apa yang ia ucapkan, meskipun kata-katanya belum jelas, seperti ma-ma atau bu-bu.

• Bicara sesering mungkin dengan kalimat yang pendek dan vokal yang jelas, misalnya Sayang mau makan?, Wah, dingin, ya?,  atau Papa pulang! dengan penuh ekspresi.

• Lihat dan tunjuk benda yang sedang Mam bicarakan, agar Si Kecil dapat dengan cepat mengasosiasikan kata yang Mam ucapkan dengan benda yang dimaksud.

• Ulangi kata-kata sederhana tertentu secara terus-menerus, seperti mama dan makan.

• Gunakan gerakan-gerakan tubuh untuk menguatkan kata-kata Mam, seperti mengepakkan tangan ketika mengucapkan kata burung atau membentangkan tangan saat mengucapkan kata pesawat.

• Bacakan dan perlihatkan cerita bergambar warna-warni sejak dini, karena sikecil akan gembira dan terstimulasi dengan melihat warna-warna dan mendengarkan suara mam.


Mam tidak perlu khawatir jika Si Kecil

belum menunjukkan tanda bahwa ia mengerti ucapan mam. Pasalnya, setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan cara dan waktu yang berbeda-beda dan spesial. 

Penting untuk Mam ingat, berkomunikasi dengan bayi perlu dilakukan sesering mungkin setiap harinya juga peran ayah yang baik mendukung lancarnya komunikasi. Hal ini tidak hanya membuat Mam bahagia, tetapi juga akan makin mendekatkan hubungan Mam dengan Si Kecil, bonding yang kuat dan merangsang perkembangannya.

ada contoh nih mam dari aku, Waktu kafi ku gendong, neneknya ngasih tau sambil bawa barangnya. Semisal ngasih tau kalo ini wortel, dia lihat ke barang yang dipegang dulu baru liat neneknya yang bilang wortel.

ini merupakan contoh komunikasi 3 arah mam, memungkinkan dan mempermudah anak untuk mendapatkan kosa kata baru. Lebih bagus jika anak yg ambil sendiri barangnya ya mam.

        Sedikit cerita saat kakaknya sekitar  masih umur 12 bulan. dikasih  hp dan nonton tv / youTube sama pengasuhnya itu usia 12 bulan. Awalnya aku juga ingin sekali kasih hp waktu dia bayi apalagi kalo aku sibuk tapi mengingat dampaknya aku tahan tahan. dan pengasuhnya aku beri tau untuk stop semua gadget. Alhasil saat usia 13 bulan kosa katanya sudah lebih dari 30 kata. dan saat usianya 26 bulan sudah pandai dan hafal menyanyi >5 lagu anak-anak. juga saat usia 30 bulan sudah hafal surat alfatihah.

    Kesimpulannya sih, Banyak membaca dan mempelajari teori itu perlu untuk melihat tumbang anak tapi kembali lagi perhatikan betul betul tingkah lakunya karena ibulah yang paling mengenal si kecil. Setiap anak istimewa ya mam. Untuk komunikasi fokus kepada komunikasi 3 arah, pelafalan kata yang benar dan bangun bonding dengan ayah dan ibu setiap hari. Semoga anak-anak kita tumbuh dan berkembang dengan baik ya mam.